Jakarta Đ Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi ekonomi desa melalui program nasional Koperasi Desa Merah Putih, sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Program ini menjadi tonggak penting dalam pemerataan pembangunan dengan target pembentukan 80.000 koperasi di desa dan kelurahan seluruh Indonesia hingga Juli 2025, disertai dukungan dana negara hingga Rp5 miliar per koperasi.
Dalam menghadapi tantangan sistem birokrasi yang masih terpusat, pemerintah justru memperkuat strategi pengawasan berbasis transparansi dan akuntabilitas. Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menyatakan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada partisipasi aktif dari masyarakat desa dan pengelolaan koperasi yang bersih.
ŇIni adalah gerakan pemberdayaan. Kita ingin desa menjadi pusat pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,Ó ujar Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah memberikan perhatian serius terhadap tata kelola koperasi yang modern dan profesional. Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi menekankan pentingnya keterbukaan sebagai kunci utama.
ŇTransparansi bukan hanya slogan, tapi fondasi keberhasilan koperasi desa. Pengelolaan yang akuntabel akan membangun kepercayaan warga,Ó tegas Budi Arie Setiadi.
Dalam mendukung efektivitas program, pemerintah mengintegrasikan inovasi teknologi melalui platform Desa Cerdas yang menyediakan sistem pencatatan keuangan digital, manajemen stok, hingga pemasaran daring. Hal ini tidak hanya mempercepat kinerja koperasi, tetapi juga menjadi alat pengawasan digital yang efisien.
Langkah konkret lainnya ditunjukkan melalui tujuh mandat strategis, termasuk pelatihan nasional, percepatan legalitas koperasi, dan pelaporan berkala langsung ke Presiden. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah memastikan pengawasan yang menyeluruh dan akuntabel, sehingga tidak ada dana rakyat yang disalahgunakan.
Implementasi di lapangan pun sangat menggembirakan. Di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, sebanyak 69 desa berkomitmen membentuk koperasi sebelum akhir April. Bahkan, pemerintah daerah memberikan subsidi biaya legalitas sebesar Rp1,5 juta per koperasi, menunjukkan keseriusan sinergi antarlevel pemerintahan.
Dukungan penuh juga datang dari Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan yang menekankan pentingnya kepemilikan lokal dalam koperasi.
ŇKoperasi ini milik warga desa. Bukan seperti KUD dulu. Bisa menyimpan, meminjam, dan menyalurkan program pemerintah secara langsung,Ó ujar Zulkifli Hasan.
Kesuksesan Koperasi Merah Putih adalah hasil dari sinergi hebat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat desa. Dengan semangat gotong royong dan pengawasan yang kuat, program ini akan menjadi tulang punggung ekonomi desa yang mandiri, transparan, dan berdaya saing tinggi.
Pemerintah telah membuktikan bahwa dengan transparansi, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor, transformasi ekonomi desa dapat terwujud secara nyata. Keberhasilan Koperasi Merah Putih menjadi simbol kebangkitan ekonomi kerakyatan di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang penuh terobosan dan keberpihakan pada desa. {^}
[edRW]









![Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Presiden RI, Prabowo Subianto mengajak warga Jawa Tengah untuk mendukung pasangan cagub dan cawagub Jawa Tengah 2024, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin.
Ajakan itu diketahui dari unggahan video di akun Instagram Ahmad Luthfi, yang isinya dukungan Presiden Prabowo kepada dirinya. Video tersebut kemudian viral di sejumlah media dan menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah pihak menganggap bahwa Presiden Prabowo sudah mengintervensi Pilkada.
Terkait dengan ini, Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa tidak ada yang salah dengan yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto. Sebagai Ketua Umum Gerindra, sangat wajar jika Presiden Prabowo mengkampanyekan pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin.
"Selaku Ketum Gerindra dan bagian dari Koalisi Partai Pengusung Luthfi, Pak Prabowo menegaskan dukungan kepada paslon tersebut seperti ketum-ketum partai lain yang menyatakan dukungan kepada Luthfi-Yasin," ujar Dasco, di Jakarta, Minggu (10/11).
Menurutnya, tidak ada larangan bagi Presiden sebagai pejabat negara untuk berkampanye. Presiden boleh berkampanye asal dalam status cuti kampanye ataupun berkampanye pada hari libur.
"Sesuai Pasal 58 UU 20/2023, sebagai pejabat negara, presiden boleh berkampanye dalam artian menyerukan, mengimbau, mengajak memilih salah satu paslon dalam Pilkada, sepanjang kampanyenya dilakukan di hari libur (Sabtu/Minggu) sesuai PKPU 13/2024," ucap Dasco.
Sementara itu, Menko Politik dan Keamanan Budi Gunawan (BG) menanggapi dukungan Presiden Prabowo Subianto kepada Ahmad Luthfi-Taj Yasin. Merupakan hal wajar jika calon kepala daerah mencari sesuatu untuk mendongkrak elektabilitasnya. Menurutnya, calon lain juga bisa meminta dukungan Prabowo.
Hal senada juga disampaikan Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi bahwa ajakan itu Prabowo sampaikan dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.
"Pak Prabowo adalah ketua umum partai. Sebagai ketua umum partai beliau menandatangani rekomendasi untuk calon-calon kepala daerah," kata Hasan, di Jakarta.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan ajakan untuk memilih pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen dalam Pilkada Jateng 2024. Presiden Prabowo menilai keduanya memiliki pengalaman dan pengabdian yang panjang di Jateng serta keduanya akan mudah bekerja bersama dengan pemerintahan pusat. [*]](https://gorontaloterkini.com/wp-content/uploads/2024/11/dasco_2_1728450078-148x111.jpg)
