Jakarta Pemerintah tidak tinggal diam dalam menghadapi maraknya praktik kecurangan pangan. Melalui kerja nyata dan kolaborasi lintas sektor, pemerintah menindak tegas praktik pengoplosan beras demi melindungi hak konsumen dan menciptakan sistem pangan nasional yang sehat, adil, dan transparan.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengungkap bahwa hasil pengujian laboratorium menunjukkan 212 merek beras yang beredar di pasaran terbukti tidak sesuai dengan standar mutu. Praktik curang ini berpotensi merugikan masyarakat hingga Rp99 triliun per tahun.
Kami tidak menuduh siapa pun. Kami hanya sampaikan fakta laboratorium. Ini bukan opini, ini data ilmiah. Sudah diserahkan ke aparat penegak hukum untuk diproses sesuai hukum yang berlaku, ujarnya.
Langkah konkret juga datang dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Menko Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pemerintah akan menindak para pelaku tanpa kompromi. Ditambahkannya bahwa perlindungan konsumen adalah wajah dari keadilan ekonomi.
Kalau jualan premium, harus premium. Jangan tipu masyarakat dengan oplosan. Satgas Pangan akan turun langsung, tegasnya.
Pemerintah mendorong edukasi kepada masyarakat agar lebih teliti dalam memilih beras. Kemasan, label produsen, serta mutu fisik beras menjadi indikator penting dalam memastikan keamanan pangan keluarga. Kampanye Beras Aman, Rakyat Nyaman akan digencarkan secara nasional.
Tak hanya menindak, pemerintah juga membangun sistem distribusi pangan yang berpihak pada rakyat melalui program Koperasi Desa Merah Putih. Program ini dirancang memangkas rantai distribusi panjang yang selama ini menjadi celah bagi tengkulak dan pelaku kecurangan. Dengan koperasi di tingkat desa dan kelurahan, beras dari petani akan langsung sampai ke tangan masyarakat, dengan harga wajar dan mutu terjamin.
Dengan keberanian pemerintah dalam membongkar praktik curang dan membangun sistem distribusi baru, Indonesia sedang menuju era ketahanan pangan yang lebih transparan, adil, dan berkelanjutan. Program ini bukan hanya menjawab persoalan jangka pendek, tetapi juga meletakkan fondasi untuk keadilan pangan di masa depan.
Langkah ini menjadi bukti bahwa negara hadir dan bertanggung jawab atas keamanan pangan warganya. Dengan dukungan seluruh elemen bangsa, pemerintah optimistis praktik curang seperti beras oplosan akan ditekan semaksimal mungkin, dan kepercayaan masyarakat terhadap produk dalam negeri akan tumbuh kembali.










![Jakarta – Presiden Prabowo Subianto tetap berkomitmen untuk menjaga netralitas dalam posisinya sebagai kepala negara menjelang pelaksanaan Pilkada 2024. Presiden dinilai sangat menghormati proses demokrasi di daerah. Pemerintah terus berupaya agar Pilkada 2024 nanti dapat berjalan denan aman damai dan adil.
Hal tersebut ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Budi Gunawan.
“Prabowo sebagai kepala pemerintahan maupun kepala negara tetap netral,” kata Budi.
Terkait kunjungan pasangan Luthfi-Yasin, Budi menyatakan hal tersebut merupakan hal yang wajar dalam konteks keprotokolan. Prabowo, selaku tuan rumah tentu menerima kunjungan Luthfi-Yasin. Menurutnya, jika calon lain berkunjung, tentu Prabowo juga akan menerimanya.
"Namanya tamu nggak mungkin (nggak) diterima ya. Mungkin calon lain kalau datang pasti beliau terima," jelasnya.
Budi juga menambahkan bahwa setiap calon wajar mencari dukungan untuk meningkatkan elektabilitas mereka.
“Ya setiap calon ini ingin mencari hal yang bisa mendongkrak elektoral. Tamu datang, mungkin beliau harus bicara seperti itu. Saya rasa yang lain boleh saja kalau minta waktu beliau," tutur Budi Gunawan.
“Pemerintah, akan terus mengingatkan penyelenggara negara supaya terus netral agar pemilu berjalan dengan lancar,” kata Budi Gunawan.
Sikap Presiden Prabowo Subianto juga dinilai oleh akademisi tidak melakukan intervensi atau cawe-cawe politik ataupun bertentangan dengan hukum.
Akademisi Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menyatakan bahwa video dukungan yang disampaikan Prabowo Subianto bukan merupakan intervensi atau cawe-cawe politik dan tidak bertentangan dengan hukum.
Dirinya menilai bahwa yang disampaikan Prabowo terhadap Ahmad Lutfhi, adalah kapasitasnya sebagai Ketum Partai Gerindra
“Dukungan tersebut disampaikan Prabowo sebagai Ketum Partai Gerindra yang mengusung Ahmad Lutfhi di Pilkada 2024 Jawa Tengah,” tutur Ujang.
Senada, Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi menjelaskan bahwa Presiden Prabowo tidak melakukan intervensi politik jelang Pilkada 2024.
Menurutnya, sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo menandatangani rekomendasi untuk calon-calon kepala daerah.
"Pak Prabowo adalah ketua umum partai. Sebagai ketua umum partai beliau menandatangani rekomendasi untuk calon-calon kepala daerah," kata Hasan kepada Media.
Presiden Prabowo Subianto sebagai kepala pemerintahan sangat komitmen untuk bersikap netral. Pemerintah juga terus berupaya agar pelaksanaan Pilkada nanti dapat berjalan dengan lancar aman dan adil. [-red]](https://gorontaloterkini.com/wp-content/uploads/2024/11/ketum-partai-gerindra-prabowo-subianto_169-148x111.jpeg)