Pemerintah Pastikan Sistem Listrik Sumatra Pulih Total dan Evaluasi Terus Dilakukan

oleh -1 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta — Pemerintah memastikan sistem kelistrikan di seluruh wilayah Sumatra telah pulih total setelah sebelumnya terjadi gangguan yang menyebabkan pemadaman meluas di sejumlah daerah. Pemulihan dilakukan secara bertahap melalui koordinasi intensif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh unit operasional ketenagalistrikan guna memastikan masyarakat kembali memperoleh layanan listrik secara normal dan stabil.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan sistem kelistrikan di seluruh wilayah Sumatra telah kembali pulih total setelah insiden pemadaman total (blackout) yang terjadi pada Jumat (22/5/2026). Gangguan pada sistem interkoneksi Sumatra tersebut menjadi perhatian serius pemerintah karena berdampak pada aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga kegiatan ekonomi di berbagai daerah.

banner 336x280

Sejak awal gangguan terjadi, pemerintah langsung mengerahkan seluruh sumber daya teknis untuk mempercepat proses pemulihan dan meminimalkan dampak terhadap masyarakat. Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung mengatakan pemerintah menurunkan tim khusus ke lokasi untuk mendampingi proses pemulihan teknis yang berjalan.

“Secara teknis PLTU memerlukan waktu sekitar 12 jam, dan itu kita lakukan. Kami dari Kementerian SDM menurunkan tim ke lapangan untuk mengecek. Alhamdulillah dalam jangka waktu ini sesuai dengan apa yang kita koordinasikan dengan PLN, bisa fully 100%,” katanya.

Pemerintah memastikan fasilitas vital seperti rumah sakit, pusat transportasi, jaringan komunikasi, fasilitas air bersih, dan pusat pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama selama proses penanganan berlangsung.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno menyampaikan pemerintah terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap proses pemulihan guna memastikan pasokan tenaga listrik kembali andal dan aman bagi masyarakat.

“Pada tahap awal pasca padam meluas kami telah menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan ke lapangan dan akan diperkuat tim berikutnya untuk melakukan investigasi lebih intensif untuk memastikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Tri.

Sebagai mitigasi, pemerintah telah mengarahkan PLN untuk melakukan audit teknis dan perbaikan pada titik-titik rawan gangguan, termasuk penguatan sistem pembumian atau pemasangan arde tambahan guna melindungi aset transmisi dari cuaca ekstrem.

Adapun, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang terjadi.

“Sejak kejadian terjadi, seluruh personel kami langsung bergerak melakukan asesmen, pemulihan sistem transmisi dan gardu induk, serta menyalakan kembali pembangkit secara bertahap dan terkoordinasi,” ujar Darmawan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.