Jakarta – Program Koperasi Merah Putih terus menunjukkan peran strategis dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai daerah.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan pihaknya meminta produk-produk UMKM diprioritaskan untuk masuk ke gerai Koperasi Merah Putih.
“Penguatan koperasi kini harus masuk ke tahap yang lebih konkret, yakni operasionalisasi KDKMP dan pengembangan kolaborasi usaha yang berdampak langsung pada ekonomi warga,” kata Menkop Ferry.
Menurut dia, Gerakan Koperasi juga perlu masuk ke sektor produksi kebutuhan harian masyarakat dan pascaproduksi agar efek ekonominya terasa lebih luas.
Ia menilai bahwa pengembangan koperasi dapat menjadi pintu masuk untuk menghidupkan industri kecil di daerah.
“Kita bisa belajar buat sabun, sampo, detergen, sampai sambal sendiri. Itu bisa menghidupkan industri kecil dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Jateng serta menjadi terobosan untuk memecahkan berbagai masalah di masyarakat,” katanya.
Senada, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mengatakan pihaknya mendorong penguatan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi nasional.
Ia berharap Koperasi desa dapat mampu menggerakkan produksi sekaligus memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri secara mandiri.
“Semua koperasi terutama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih harus menjadi kekuatan menggerakkan ekonomi kita. Langkah ini dilakukan agar bangsa ini mampu berdiri di atas kaki sendiri,” kata Muhaimin.
Ia juga mengatakan penguatan koperasi desa juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memberdayakan masyarakat dan menekan angka kemiskinan. Pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem dapat ditekan hingga nol persen pada 2026 dan angka kemiskinan nasional turun di bawah lima persen pada 2029.
“Kami akan bekerja keras agar koperasi tumbuh menjadi kekuatan ekonomi nasional. Koperasi diharapkan ikut berperan aktif mengatasi kemiskinan dan memperkuat kesejahteraan masyarakat,” ucap Muhaimin.
Ia menambahkan pemerintah akan terus mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ini juga termasuk menampung produk lokal dari sektor pertanian hingga ekonomi kreatif.
“Koperasi harus mampu menjadi penyerap hasil produksi pangan dan pertanian masyarakat. Gerai koperasi juga diharapkan menjadi sarana tumbuhnya produktivitas lokal serta penguatan ekonomi masyarakat,” ucap Muhaimin.
Koperasi Merah Putih optimistis dapat terus memperkuat ekosistem UMKM di Indonesia. Ke depan, koperasi ini diharapkan menjadi pilar utama dalam mendorong kemandirian ekonomi nasional berbasis potensi lokal.












