Jakarta — Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan program strategis berupa terobosan pembangunan nasional yang fokus pada tiga pilar utama, yakni Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Sekolah.
Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication office/PCO), Adita Irawati, mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menggagas tiga program prioritas yang menjadi jurus utama pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dan pemerataan pembangunan.
“Tiga program ini disebut juga Trisula untuk mengentaskan kemiskinan,” kata Adita.
Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menilai kebijakan Sekolah Rakyat dan layanan CKG kepada siswa merupakan langkah yang relevan dan realistis sesuai dengan kapasitas negara saat ini.
“Kebijakan Sekolah Rakyat dan pengecekan kesehatan gratis saya rasa bagus dan sesuai dengan kemampuan kita. Tapi tentu, setiap program harus direncanakan dengan baik agar hasilnya maksimal,” ujar Wijayanto.
Mengenai program pendirian Koperasi Desa Merah Putih, Wijayanto mengusulkan agar pemerintah mengadakan piloting atau percobaan terbatas terlebih dahulu.
Menurutnya, program dengan cakupan luas seperti ini sebaiknya dijalankan secara bertahap agar risiko dapat diminimalisir dan pelaksanaan di lapangan bisa lebih efektif.
Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar, Dave F. Laksono menyatakan pihaknya mendukung penuh visi Presiden Prabowo yang menempatkan rakyat sebagai pusat pembangunan.
Menurut Dave, program-program ini telah dirancang dengan masukan lintas kementerian dan partai politik koalisi, serta didukung oleh data dan infrastruktur yang memadai.
Hal itu menjadi penanda bahwa pelaksanaan program tidak dilakukan secara sepihak, melainkan hasil kerja kolektif pemerintahan koalisi.
“Kami melihat ini sebagai bukti bahwa program pro rakyat berjalan sesuai koridor. Kami mendukung penuh visi Presiden Prabowo yang menempatkan rakyat sebagai pusat pembangunan,” tegas Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu.









![Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Presiden RI, Prabowo Subianto mengajak warga Jawa Tengah untuk mendukung pasangan cagub dan cawagub Jawa Tengah 2024, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin.
Ajakan itu diketahui dari unggahan video di akun Instagram Ahmad Luthfi, yang isinya dukungan Presiden Prabowo kepada dirinya. Video tersebut kemudian viral di sejumlah media dan menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah pihak menganggap bahwa Presiden Prabowo sudah mengintervensi Pilkada.
Terkait dengan ini, Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa tidak ada yang salah dengan yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto. Sebagai Ketua Umum Gerindra, sangat wajar jika Presiden Prabowo mengkampanyekan pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin.
"Selaku Ketum Gerindra dan bagian dari Koalisi Partai Pengusung Luthfi, Pak Prabowo menegaskan dukungan kepada paslon tersebut seperti ketum-ketum partai lain yang menyatakan dukungan kepada Luthfi-Yasin," ujar Dasco, di Jakarta, Minggu (10/11).
Menurutnya, tidak ada larangan bagi Presiden sebagai pejabat negara untuk berkampanye. Presiden boleh berkampanye asal dalam status cuti kampanye ataupun berkampanye pada hari libur.
"Sesuai Pasal 58 UU 20/2023, sebagai pejabat negara, presiden boleh berkampanye dalam artian menyerukan, mengimbau, mengajak memilih salah satu paslon dalam Pilkada, sepanjang kampanyenya dilakukan di hari libur (Sabtu/Minggu) sesuai PKPU 13/2024," ucap Dasco.
Sementara itu, Menko Politik dan Keamanan Budi Gunawan (BG) menanggapi dukungan Presiden Prabowo Subianto kepada Ahmad Luthfi-Taj Yasin. Merupakan hal wajar jika calon kepala daerah mencari sesuatu untuk mendongkrak elektabilitasnya. Menurutnya, calon lain juga bisa meminta dukungan Prabowo.
Hal senada juga disampaikan Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi bahwa ajakan itu Prabowo sampaikan dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.
"Pak Prabowo adalah ketua umum partai. Sebagai ketua umum partai beliau menandatangani rekomendasi untuk calon-calon kepala daerah," kata Hasan, di Jakarta.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan ajakan untuk memilih pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen dalam Pilkada Jateng 2024. Presiden Prabowo menilai keduanya memiliki pengalaman dan pengabdian yang panjang di Jateng serta keduanya akan mudah bekerja bersama dengan pemerintahan pusat. [*]](https://gorontaloterkini.com/wp-content/uploads/2024/11/dasco_2_1728450078-148x111.jpg)
