Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Papua Dukung Program MBG Perkuat Masa Depan Generasi Muda

oleh -2 Dilihat
oleh
banner 468x60

Papua – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai menjadi langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Generasi Emas 2045.

Implementasi program tersebut, termasuk di wilayah Papua, tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga mendorong pembangunan ekonomi berbasis masyarakat secara berkelanjutan.

banner 336x280

Ketua OKP Forum Komunikasi Mahasiswa Papua, Meki Raiwaki, menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah dalam menghadirkan program yang dinilai memiliki dampak luas bagi masa depan anak-anak Indonesia, khususnya di Papua.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah progresif yang menunjukkan keseriusan negara dalam meningkatkan kualitas generasi muda sejak usia sekolah.

“Saya menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas program Makan Bergizi Gratis yang diluncurkan sejak beliau dilantik bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kami dari Forum Komunikasi Mahasiswa Papua memandang program ini sangat baik karena membantu para peserta didik sekaligus meringankan beban ekonomi orang tua,” ujar Meki Raiwaki.

Ia menilai program MBG menjadi kebijakan yang penting karena untuk pertama kalinya pemerintah menghadirkan program pemenuhan gizi nasional yang menyasar langsung kebutuhan anak-anak sekolah di seluruh Indonesia.

Karena itu, menurutnya, implementasi program tersebut perlu terus diperkuat agar mampu berjalan konsisten dan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan generasi muda.

“Program ini menurut saya wajib dilaksanakan dan terus digalakkan sebagai bagian dari upaya mengawal visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul,” katanya.

Di Papua, pelaksanaan MBG juga membawa efek domino terhadap berbagai sektor ekonomi lokal. Program ini mendorong keterlibatan masyarakat dalam rantai pasok pangan, mulai dari petani, nelayan, hingga pelaku usaha kecil yang berperan menyediakan bahan makanan bergizi bagi peserta didik.

Dengan demikian, program tersebut tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas gizi anak-anak, tetapi juga memperkuat ekonomi komunitas setempat.

Meki menambahkan bahwa partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Ia mengajak berbagai elemen bangsa, terutama kalangan pemuda dan mahasiswa, untuk turut memberikan gagasan konstruktif demi memperkuat implementasi MBG di berbagai daerah.

“Saya mengajak kita semua untuk memberikan konsep atau gagasan yang positif dan konstruktif untuk mendukung program MBG di seluruh tanah air. Program ini adalah salah satu solusi untuk membangun pemahaman bersama dalam mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, terampil, kreatif, dan inovatif,” ujarnya.

Dengan pendekatan pembangunan yang inklusif, MBG diharapkan tidak hanya menjadi program pemenuhan gizi semata, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi masa depan Indonesia yang sehat, produktif, dan mampu bersaing di tingkat global menuju visi Indonesia Emas 2045.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.